Teras Informasi Online, Bojonegoro – Jalan beton hasil pembangunan melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) di Desa Sidokmuti, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, dilaporkan mengalami kerusakan berupa retakan meski belum lama selesai dikerjakan.
Dari hasil pengamatan di lapangan, keretakan tampak di sejumlah titik badan jalan. Hal ini memicu dugaan bahwa pelaksanaan pekerjaan belum sepenuhnya memenuhi standar teknis yang seharusnya diterapkan dalam proyek betonisasi jalan.
Warga sekitar mengungkapkan, kondisi tersebut berbeda dengan jalan beton lainnya yang dinilai lebih kuat. Selain itu, adanya dugaan penambalan retakan menggunakan aspal menimbulkan pertanyaan mengenai metode perbaikan yang digunakan.
“Saya kaget juga melihatnya, karena setahu saya jalan cor itu jarang cepat rusak,” ujar salah satu warga.
Masyarakat pun berharap adanya langkah tindak lanjut dari pihak terkait, baik pelaksana kegiatan, Timlak, maupun dinas teknis pemerintah daerah, guna memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi.
Evaluasi terbuka dinilai penting agar pembangunan infrastruktur desa benar-benar memenuhi aspek keamanan, ketahanan, dan akuntabilitas anggaran.