Bojonegoro – Pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan di MTsN 1 Bojonegoro saat ini tengah berlangsung. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan guna menunjang proses belajar mengajar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Selasa (2/3/2026), di lingkungan madrasah tersebut terdapat dua proyek pembangunan yang berjalan secara bersamaan dengan sumber anggaran serta pelaksana yang berbeda.
Kepala MTsN 1 Bojonegoro, M. Saifudin, saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan bahwa pihak sekolah menyambut baik adanya pembangunan tersebut. Menurutnya, peningkatan fasilitas sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas siswa dan tenaga pendidik.
“Pembangunan ini tentu kami apresiasi karena sangat membantu peningkatan fasilitas pendidikan di sekolah. Nantinya setelah selesai, kami akan menerima hasil bangunan melalui proses serah terima,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan dan rehabilitasi tersebut mencakup sejumlah ruangan, antara lain ruang kelas, ruang guru, laboratorium komputer, laboratorium IPA, perpustakaan, serta ruang Bimbingan Konseling (BK). Secara keseluruhan, terdapat sekitar sembilan ruangan yang dibangun maupun direhabilitasi.
M. Saifudin menambahkan, hingga saat ini proses pekerjaan di lapangan masih berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan. Meski sempat terkendala faktor cuaca, khususnya hujan saat pengerjaan atap, pekerjaan tetap dapat dilanjutkan.
“Secara umum pekerjaan masih sesuai jadwal. Kemarin sempat ada kendala karena hujan saat pengerjaan atap, namun masih bisa diatasi,” jelasnya.
Terkait nilai anggaran pembangunan, pihak sekolah mengaku tidak mengetahui secara rinci besaran anggaran proyek tersebut.
Hal itu karena pengelolaan teknis dan administrasi berada di bawah kewenangan pelaksana proyek dan instansi terkait.
Pihak sekolah, kata dia, hanya menerima hasil pekerjaan setelah proses pembangunan selesai melalui mekanisme serah terima.
Menanggapi sorotan masyarakat mengenai material bekas pembongkaran, pihak sekolah menyatakan bahwa material seperti genteng dan kayu yang masih layak pakai telah disalurkan kepada musala dan pihak yang membutuhkan sesuai prosedur yang berlaku.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi mengenai detail teknis pelaksanaan, pihak pelaksana proyek menyampaikan bahwa keterangan lebih lanjut akan dikoordinasikan dengan kantor pusat. Terkait isu pergantian pekerja akibat keterlambatan pembayaran, pihak pelaksana menyebut pekerjaan di lapangan tetap berjalan sesuai prosedur.
Dua Proyek Berbeda
Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat dua papan informasi proyek yang terpasang di lingkungan madrasah.
Papan pertama memuat informasi mengenai program Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Provinsi Jawa Timur yang mencakup sejumlah madrasah di berbagai daerah, termasuk MTsN 1 Bojonegoro.
Nilai kontrak proyek tersebut tercantum sekitar Rp53,3 miliar, dengan pelaksana PT Nindya Beton dan pengawasan manajemen konstruksi oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.
Sementara itu, papan kedua menjelaskan proyek Pembangunan Gedung Pertemuan MTsN 1 Bojonegoro yang bersumber dari anggaran Perubahan APBD (P-APBD) Kabupaten Bojonegoro Tahun 2025 dengan nilai sekitar Rp317 juta. Proyek ini dilaksanakan oleh CV Anugrah Mahardika Sejahtera dengan pengawasan konsultan CV Daksa Karya Konsultan di bawah koordinasi Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro.
Keberadaan dua papan proyek tersebut menunjukkan bahwa di lingkungan MTsN 1 Bojonegoro sedang berlangsung dua kegiatan pembangunan berbeda, baik dari sisi sumber pendanaan, pelaksana, maupun pengawasan teknis.
Dari hasil pantauan, sejumlah bagian bangunan masih dalam tahap pengerjaan, seperti perbaikan struktur bangunan lama, pemasangan rangka atap, serta pekerjaan plesteran dinding. Kondisi tersebut menandakan pekerjaan masih berada pada tahap pelaksanaan dan belum memasuki tahap akhir.
Transparansi informasi melalui pemasangan papan proyek diharapkan dapat membantu masyarakat memahami proses pembangunan yang tengah berlangsung, termasuk sumber anggaran dan pihak pelaksana.
Dengan adanya pembangunan dan rehabilitasi ini, fasilitas pendidikan di MTsN 1 Bojonegoro diharapkan semakin memadai sehingga dapat mendukung kegiatan belajar mengajar secara optimal serta meningkatkan kenyamanan bagi siswa dan tenaga pendidik.