🔴 Breaking News: Selamat datang di Teras Informasi.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Sugeng SP: Program Makan Bergizi Gratis Perlu Pengawasan Bersama Agar Berjalan

    Tuban, 11 Maret 2026 – Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilayah Jawa Timur, Sugeng SP, menyampaikan pandangannya terkait dinamika pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi perhatian publik. Ia menegaskan bahwa program strategis pemerintah tersebut perlu dijaga integritasnya agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya para pelajar.

    Pernyataan tersebut disampaikan Sugeng saat memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Wilter GMBI Jawa Timur yang berada di Tuban, Rabu (11/3/2026).

    Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan yang memiliki tujuan penting dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Program tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan gizi generasi muda serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

    “Program ini merupakan kebijakan yang memiliki nilai strategis dan kemanusiaan. Tujuannya untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang layak, membantu mencegah stunting, serta mendukung proses belajar dengan kondisi kesehatan yang lebih baik,” ujar Sugeng.

    Namun demikian, ia menyebut bahwa berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh pihaknya di beberapa daerah di Jawa Timur, terdapat sejumlah temuan yang menjadi perhatian. Temuan tersebut antara lain berkaitan dengan kualitas menu makanan, mutu bahan pangan, hingga pengelolaan program yang dinilai belum optimal di beberapa lokasi.
    Sugeng menegaskan bahwa temuan tersebut masih bersifat catatan hasil pemantauan di lapangan dan perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme evaluasi oleh pihak terkait agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih baik.

    Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, GMBI menyatakan menjalankan fungsi kontrol sosial dengan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program-program pemerintah. 

    Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah, melainkan bentuk dukungan agar program dapat berjalan sesuai dengan tujuan awalnya.

    “Pengawasan ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat untuk memastikan program berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” jelasnya.

    Ia juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran GMBI di tingkat kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk turut melakukan monitoring terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah masing-masing. Setiap temuan di lapangan, kata dia, diharapkan dapat dilaporkan secara sistematis kepada instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti secara objektif.

    Lebih lanjut, Sugeng menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai organisasi kemasyarakatan dalam mengawal program-program strategis nasional agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

    “Harapannya program MBG dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Jika ada kekurangan dalam pelaksanaannya, tentu perlu diperbaiki melalui evaluasi bersama,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, LSM GMBI merupakan organisasi kemasyarakatan yang memiliki struktur kepengurusan di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

     Organisasi tersebut juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta partisipasi dalam penguatan wawasan kebangsaan melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan.
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال