TUBAN – Nasib memilukan dialami Sulastri, seorang lanjut usia yang hidup seorang diri di Desa Plandirejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Rumah sederhana yang selama ini menjadi tempat berteduh dan menjalani aktivitas sehari-hari roboh pada Kamis (14/5/2026) sore diduga akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan tidak lagi kokoh.
Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam bagi korban. Di usia senja dan tanpa pendamping keluarga di rumah, Sulastri kini harus menghadapi kenyataan kehilangan satu-satunya tempat tinggal yang dimilikinya. Beruntung dalam kejadian itu tidak dilaporkan adanya korban jiwa, namun kondisi rumah yang ambruk membuatnya sementara tidak memiliki hunian yang layak.
Warga sekitar menyebut kondisi bangunan memang sudah lama memprihatinkan. Beberapa bagian rumah terlihat rapuh dan rawan roboh, terutama saat menghadapi perubahan cuaca. Faktor usia bangunan diduga menjadi penyebab utama ambruknya rumah tersebut.
Rekaman video yang beredar di lingkungan masyarakat memperlihatkan suasana haru di lokasi kejadian. Sulastri tampak termenung di dekat puing-puing rumahnya, sementara warga sekitar berupaya membantu membersihkan material bangunan yang roboh.
Kondisi itu memunculkan kepedulian masyarakat sekitar. Sejumlah warga berharap pemerintah desa, instansi terkait, hingga pemerintah daerah dapat segera memberikan bantuan kemanusiaan, baik berupa perbaikan rumah maupun pendampingan sosial bagi korban yang hidup sebatang kara.
Menurut warga, perhatian terhadap masyarakat rentan seperti lansia yang hidup sendiri menjadi hal penting agar mereka tetap memperoleh perlindungan dan tempat tinggal yang aman. Musibah ini juga menjadi pengingat bahwa masih terdapat warga yang membutuhkan perhatian bersama, khususnya dalam aspek kelayakan hunian dan kesejahteraan sosial.
Hingga saat ini, warga sekitar terus bergotong royong membantu kebutuhan sementara korban sambil menunggu adanya tindak lanjut bantuan dari pihak terkait.